Sabtu, 11 Maret 2017

Muda sebelum tua

Wahai pemuda diketuk jiwamu haari ini malam ini. Pemuda tenagamu kuat, pikiranmu tajam, semangatmu besar, fisikmu kuat gunakan untuk maksimal dan totalitas dalam bertaqwa. Lihatlah para kakek para nenek tubuh mereka lemah, berjalan pun pelan, gerakan lambat, selagi ada muda sebelum tua syukurilah, manfaatkanlah, gunakanlah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan semesta alam yang maha kuasa dan maha esa.

Pelajaran berharaga  malam ini, banyak orang kesepian tak tenang sehingga mencari ketenangan dan kawan dalam gemerlapnya malam, kesana kemari mencari tenang dan mencari senang. Ketenangan itu di hati dan hati yang bersih dan ingat kepada tuhannya disitulah letaknya tenang. Ketenangan terletak dalam ketaqwaan dan kesedihan kegundahan terletak dalam maksiat dan melanggar syariat.

Ada harta yang haram ada aharta yang subhat, jika kamu mendapat dua harta ini mau dikemanakan dan mau diapakan?



karang asam ulu
03.11
midnight

Jumat, 17 Februari 2017

BERSAING DENGAN PEMUDA CHINA, JEPANG, AMERIKA DAN ISRAEL

Bedah buku Api Tauhid yang disampaikan oleh kang Abiek mengajarkan bahwa kita pemuda bersaingnya bukan dengan orang indonesia. Kita bersaingnya dengan pemuda luar negeri orang barat, cina, jepang, amerika, israel. Ketika malam hari kita para pemuda berleha-leha menonton TV, bandingakanlah dengan Pemuda luar negeri apa yang mereka kerjakan, mungkin mereka sedang merancang suatu penelitian, menyusun encana bisnis, berdiskusi tentang perusahaan atau membaca sebuah buku tebal. Jika satu jam kita lalui dengan kosong hamba, tanpa ada manfaatnya maka pemuda Indonesia akan tertinggal dengan Pemuda luar negeri. JIka ingin bersaing maka jangan bersaing dengan pemuda negeri sendiri pemuda dari tanah air sendiri, tapi bersainglah dengan pemuda dari luar negeri pemuda dari barat, cina, jepang , amerika, israel, swiss, inggris, perancis, australia dan pemuda dari negara lainnya.


Jika teko mengeluarkan apa yang ada didalamnya, maka supaya teko mengeluarkan air kopi atau air susu atau air putih atau air degan mka isilah teko dengan air yang baik, yang lezat yang nikmat.

JIka pikiran kita ingin mengeluarkan cemerlang maka isilah denga  masukan yang cemerlang, ilmu dan informasi yang baik, yang membangun, yang bermanfaat, yang memberi semangat.

https://www.harianbernas.com/berita-25115-Inilah-Sebabnya-Karyawan-Tahan-Banting-Diminati-oleh-Banyak-Perusahaan.html

http://www.bernas.com.my/index.php/rice-pedia/rice-anatomy

http://bulog.co.id/

Jumat, 13 Januari 2017

BAZAR MURAH HARI JADI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Perlunya koordinasi dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang, banyak peserta dan banyak instansi. Koordinasi harus penuh, tidak bisa koordinasi setengah-setengah. Mulai tanggal dan waktu kapan acara dimulai, tempat meja (stand) dimana, berapa perkiraan peserta yang hadir dan berapa banyak komoditas yang harus disediakan, dan perlu juga bertanya berapa persediaan bahan dari stand instansi lain, tanya sapa aja yang mengisi / mengikuti acara agar bisa diperkirakan dari kalangan mana peserta yang hadir. Kemudian 1 hari sebelum hari H perlu datang ke lokasi untuk mensurvey dan mencek keadaan lapangan dan dimana posisi meja yang disediakan. Kata mas Yudi grogot klo aku harus konfirmasi terus jadi atau tidak acaranya, dan sebelum hari H pun tetap konfirmasi memastikan jadwalnya. Saya Banyak Belajar koordinasi dari Mas Yudi Grogot.

Hari ini yang turun ke lapangan Bazar : Saya, Mas Yudi Grogot, Tri, Pak Aad, dan Mas Jun. Banyak beberapa olahraga yang seru tadi adalah bakiak dan pegang bantal. walaupun dalam setengah perjalanan acara hari hujan, tetapi malah menambah keramaian lomba yang ada. Bakiak semakin cepat karena lapangannya licin, lomba pegang bantal semakin seru karena penonton banyak berkerumun mengelililingi pemain.
 Antusias pembeli mendatangi dan membeli komoditas Bulog yang ditawarkan pun cukup besar, tak berlangsung lama, beras kemasan 10 Kg yang kami bawa pun habis ludes dibeli oleh pengunjung yang datang, begitu juga dengan disperindag kop yang menyediakan gula murah pun habis luides dibeli pengunjung.

Mulai jaringan internet yang gangguan, sehingga bebrapa cabang ofline. Dibawa bahagia, ceria, gembira dan senang saja hari-hari yang dijalani. Dan ini sudah hampir tengah malam saatnya kita pulang.

Kamis, 12 Januari 2017

PASAR MURAH DI KELURAHAN BUKIT PINANG KOTA SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR

Siang ini tadi Perum Bulog Sub Divre Samarinda bekerjasama dengan Kelurahan Bukit Pinang Menggelar Pasar Murah Di depan Kelurahan Bukit Pinang Samarinda. Hari ini tadi suasananya agak mendung jadi waktu mulai pasar murahnya di atur agak siang supaya harinya cerah. meluncur dari kantor spukul 9.30. sampai di lokasi pukul 10.30. memang agak jauh tempatnya. komoditi yang dibawa beras vietnam butir panjang 5 % dan Gula DN PTPN 9. Jumlah beras yang dibawa 1 Ton. Warga dikelurahan bukit pinang antusisanya cukup besar dalam waktu 1,5 jam beras 1 ton sdh habis dibawa warga. Warga menanyakan kapan lagi diadakan pasar murah. BIsa dijawalkan lagi dengan kelurahan dan Bulog. Selesai Pasar Murah Kami " Mas Junaedi, Mas Yudi dan saya meluncur ke KElurahan Sidomulyo untuk koordinasi Pasar Murah. Mas Yudi Ahlinya dalam Koordinasi di Kelurahan. Setelah dari kelurahan Sidomulyo kami meluncur lagi ke KElurahan Sidodamai untuk koordinasi Pasar Murah. Bapak yang di cari sedang istirahat diluar jadi kami langsung bicara dengan staff beliau yang ada dikelurahan serta ibu-ibu di sebelah staf tersebut. Ibu Anis, "senang pak kamiada pasar murah, tentukan saja hari apa" DIkira Ibu Anis staff dibagian tertentu. Setelah kami keluar dan menelpon bapak yang lg istirahat tadi, ternyata bu anis lurahnya. Mantap. Tak pernah beliau menyebutkan bahwa aku lurahnya, jadi kagum sama beliau.

Paginya jam 6.30 sudah ada dikantor dan digudang, muat beras ke mobil, pagi2, ada mas yudi gudang, mas yudi grogot, pak gito, saya, pagi2 sudah berkeringat olahraga angkat beras 1 ton. beras siap, mobil ditutup terpal karena melihat cuacanya yang mendung. lalu kami meluncur ke kantor gubernur, ternyata acaranya besok tanggal 13 hehehe... ya udah kami sarapan aja di pecel famili, ada yg makan sop tulangan, pecel hati telor, pecel ayam udang, enak makan pagi tadi.

Malam ini ngedate dengan sil ga lancar karena jalanan macet, sambung besok lagi deh. Dan saatnya saya pulang. Eh BTW kasir itu ternyata harus teliti, harapannya tahun ini samarinda bisa tambah personil lg supaya membantu meringankan pekerjaan yang ada.


Minggu, 09 Oktober 2016

LISAN DAN MENYURAT


"Lisan menolongi dalam mengungkapkan isi hati" begitulah yang kurang lebihnya disebutkan oleh Imam Ghazali dalam Kitabnya. Lisan diketahui secara umum adalah dengan berkata-kata. Termasuk lisan adalah menyurat atau menulis. Jadi apa tujuan menulis? Tujuan menulis adalah menulis yang bermanfaat untuk diri, keluarga, tetangga, kelurahan, kecamatan, kota, provinsi, Indonesia, Agama, perusahaan, pendidikan, ilmu pengetahuan, soft skiil, hard skiil, dan bagi umat manusia serta alam.

Hukum/peraturan menulis seperti hukum/peraturan lisan, ghibah, dusta, aduasa/adudomba, anjur antar, fitnah perlu dihindari dalam menulis. Maka menulis yang baik adalah menuliskan kebaikan, jujur, mempersatukan dan menulis yang bermanfaat.

Bulan juni mulai bekerja di BUMN Perum BULOG Divisi Regional (Divre) Kalsel Banjarmasin, bulan Juli akhir diklat di Jakarta, dapat SK Capeg dan penempatan, bulan Agustus mulai bekerja di Divre Kaltim di Balikpapan, Bulan September Bekerja di Subdivre Samarinda. Empat bulan berlalu telah berada di 4 (empat) tempat yang berbeda (Alhamdulillah). Melihat ahli (penduduk) daerah dan suasana daerahnya yang berbeda-beda.

Saya rasa perlu menuliskan kegiatan, dan aktivitas positif yang telah dilakukan setiap hari, tiap 2 hari, tiap minggu, atau tiap bulan dan dievaluasi di akhir tahun. Tujuannya agar bisa direview dan dievaluasi kegiatan yang telah dilakukan

Dari beberapa tempat ini dan ahli negeri (penduduk daerah tersebut) ada pengalaman berharga yang didapatkan. Seandainya disuruh memilih tinggal bersama pejabat atau orang yang dekat dengan Tuhan, mungkin tinggal dengan pejabat ada kemungkinan jabatan kita naik. Tinggal dengan orang yang dekat dengan Tuhan, maka kekuatan iman kita akan meningkat dan kita semakin dekat dengan Tuhan.

Hari jumat kemaren tanggal 7 Oktober kami 9 (sembilan) orang dari Samarinda melakukan perjalanan ke Balikpapan tujuannya untuk pertandingan persahabatan olahraga futsal. Satu Mobil dan dua sepeda motor menjadi alat transportasi kami. Ada Mas Radhi, Mas Yudi grogot, Mas Muhzidin, Mas Yudi, Saya, Mas Ricki, Mas Johan, Mas Anto dan Wahyu. Berangkat jam 16.00 lebih, singgah diwarung panjang sebelum bukit suharto. Di balikpapan langsung menuju di Rumah Dinas Klandasan. Ddi rumah dinas kami disambut oleh Mas Qosi, Mas Panji calon pengantin baru, Mas Alan, Sapri, dll.   Istiraht sebentar. Shalat. Menuju lapangan futsal di Kartini. Ada banyak yang hadir, Pak Fahri, Pak Pur, Pak Yayan, Mas Oka, Mbak Ika, Misuanya Mbak Ika, Jhon, Capeg dari solo, Santika, Julian, anaknya, Pak Kudar, Mas Novi, dll maklum ingatan terbatas.

Balas membalas gol hampir terus terjadi diantara tim Samarinda dan Balikpapan. Dianggap pertandingan imbang. Selesai pertandingan dijamu makan oleh tuan rumah. Hari hujan. Besoknya hampir setengah hari hujan turun. Rencana mau kepantai atau ke bukit Bangkirai tidak terlaksana. Kami singgah di Kilo 28 ditempat wisata outbond dan pemancingan. Ada beberapa binatqang tempat wisata ini, landak, burung enggang, ular sawa, burung elang, burung merpati, nuri, reptile, kuda, ayam ketawe, kalkun, bangau dll. Ada terapi ikan, sewa perahu, flying fox dll.

Sabtu sore sampai di Kantor Subdivre Samarinda. Masih adasehari waktu istirahat di hari minggu.

Jumat 9 oktober 2016 juga dapat kiriman paket. Alhamdulillah. Memang apa saja yang datang dari orang yang disayang itu selalu indah dan membuat hati merasa senang. tulisannya itu begitu indah, terbayang bahwa dari tangannya sendiri yang menulisnya, dia memegang pena, duduk dan menulisnya, sambil dia tersenyum senyum ketika menulisnya. Mungkin seribu kali pun dibaca tulisannya akan terus indah untuk melihatnya. Apalagi dikirimkan memang kusus untuk saya. Tentu suratanya akan dijaga, karena dari situ terasa dekat dia disisi. Membaca suratnya aja indah apalagi bagaimana kalo bertemu dengan orangnya. Ketika masih di sana kerap kali ketika kita bertemu hujan turun. Dan saat sekarang kutulis ini hujan pun turun di sini di kota tepian Samarinda. Hujan disitu kita bertemu.

Adam Malik Karang Asamm Ulu Samarinda
9 Muharrom 1438 H
01.08 WITA



Endar Prayudi

Sabtu, 06 Agustus 2016

Tiba di Kota Balikpapan Kalimantan Timur

Berangkat dari Bandara Syamsudinnor pukul 06.15 dan sampai di Bandara pukul 07.10. Menggunakan Pesawat wings air dengan dua baling-baling. Pesawat kecil pertama yang aku naiki. Ketika antri mau cek in, antriannya panjang, sehingga dekat jam 6 baru cek in. Lari-lari menuju ke pesawat dengan isra hidayani, teman merantau ke Kaltim. 

Sampai di Bandara Sepinggan Balikpapan, ternyata bandaranya besar. aku dan Isra menunggu sampai jam 8, kemudian dijemput oleh Bapak Pur dari Perum BULOG Divre Kaltim. Kami langsung diajak ke Kantor Divre Kaltim di Jl. Jendral Sudirman. Sampai di kantor langsung menuju bagian SDM menemui Mbak Nissa. Memperkenalkan diri dan menyerahkan berkas, diantaranya foto kopi KTP, kartu keluarga, akte kelahiran, SK, dan No. Rek. Ketika datang di ruangan SDM ada Pak Purwito, Mbak Nissa, Mas Triass, Iin dan Su. 

Kasi SDM memberikan pesan dari Kadivre Kaltim untuk berkeliling berkenalan kepada seluruh pegawai, karyawan dan cleaning service, serta satpam yang ada di lingkungan divre Kaltim. Mulai dari Kesekretariatan, komersial, Pengadaan, OPP, Keuangan, Cleanign service, satpam, JPL, Koperasi, dan IT. Kadivre bercerita pernah satu instansi dengan Kadivre Kalsel Pak Alwi. Bercerita tentang petugas kaur di Kelurahan yang salah menduga karena nama yang mirip dan setelah tau langsung lari kabur. Salam dari Kabid komersial divre Kalsel kami samapaikan kepada Kabid Minku Divre kaltim. Ketemu juga Cakar mbak Santika, seangkatan dengan Mbak Intan. Jika dibandingkan dengan mbak santika mungkin kami lebih beruntung karena lebih dekat dari rumah, lewat darat jika ingin pulang masih bisa. Memang menurut aku hanya orang yang sama-sama merantau saja yang bisa merasakan bagaimana rasanya jauh dari rumah, datang tidak membawa apa-apa kecuali pakaian, ada rasa rindu yang mulai menyisipi mengisi di sisi tepi hati.

Sorenya aku diantar pak Pur ke Mess dan disediakan 1 kamar di kamar no 1 untuk tinggal. Malam harinya diajak pak Pur ke bandara untuk menjemput cakar dari kalteng namanya Olop. Olop juga tinggal di mess di kamar no 6.

Kami cakar yang baru menunggu seluruh cakar lengkap untuk mendapat pengarahan khusus dari kadivre Kaltim. Keesokkan harinya, hari jumat kami berangkat ke kantor naik angkot no 2. turun di terminal. ongklosnya 5000. dari terminal jalan kaki ke kantor. Sampai di kantor senam pagi, siangnya jumatan di masjid belakang kantor. Ba'da jumat kami dengan mbak nisa menghadap Kabid minku. Kami mendapat pengarahan dan 3 pesan yaitu : syukur, niat baik dan hilangkan keakuan sarjanamu. Ketika bekerja anggap semua sama.  Sore hari, pulang kerja, aku dan Olop jalan kaki ke mess. ternyata dekat jaraknya dari kantor ke mess. sebelum sampai mess kami langsung singgah makan di warung Padang. Pulang sampai di mess, mandi, shalat, baca Quran, berbaring dan tertidur. Kecapean mungkin. 

Hari Sabtu aku dan Olop jalan kaki ke warung makan dekat jembatan, dekat sungai.  Selesai makan jalan kaki menuju BSB Balikpapan Super Blok salah satu mall yang ada di Balikpapan. Ketika menyeberangi jembatan kami melihat ada dua biawak sedang berjemur di pinggir sungai. Sekarang melihat biawak, mungkin nanti kami akan melihat buaya yang berjemur.

Cakar S1 ada 5 orang, D3 3 orang dan SMK 4 orang. Mungkin disetiap kantor yang S1 kami akan disebar 1 orang di setiap kantor. Bagi aku yang memang sudah merantauh jauh ke kaltim jauh dari rumah. Kemana saja ditempatkan mungkin tidak akan masalah. Karena sama-sama jauh juga dari rumah. Dimana saja ditempatkan harapannya ditempatkan di tempat itu bisa menjadi ilmu yang bermanfaat.

Di Balikpapan bahasa sehari-hari yang aku temui di kota ini adalah bahasa Indonesia. Di bandara, di kantor, di angkot, dan di warung menggunakan bahasa Indonesia. Makanan menurut aku cukup mahal disini, nasi campur 18.000. Dari yang aku lihat di Balikpapan kotanya bersih, posisinya di pinggir laut.

Malam minggu
di Mess Perum BULOG Balikpapan
pukul 21.50 WITA

Diantara hebatnya buku, diantara perlunya membaca buku, tentu lebih perlu dan lebih hebat Al Qur'an yang kau baca. Al Qur'an adalah petunjuk.  

Rabu, 03 Agustus 2016

MERANTAULAH..

Merantau ke Kalimantan Timur tepatnya ke Balikpapan sebentar lagi akan aku jalani. Surat Keputusan (SK) menyebutkan bahwa aku ditugaskan atau ditempatkan di Divre Perum BULOG Kalimantan Timur. Malam ini tadi baru saja selesai packing menyiapkan barang, perlengkapan dan pakaian yang akan dibawa untuk keperluan di sana. Satu koper ukuran besar, satu ransel, satu tas leptop dan satu kotak kardus bekas sound sistem menjadi wadah untuk membawa perlengkapan.  Ibu dan ayah dengan setia dan kasih sayang membantu menyiapkan perlengkapan, mencucikan, menyetrikakan, melipatkan, memperkuat koper samapai menatanya di dalam koper. 

Tepat jam 6.15 WITA pagi pesawat akan berangkat terbang dari bandara Syamsudinnor Banjarmasin ke Bandara Sepinggan Balikpapan. Dua orang berangkat ke Kaltim, Aku dan Isra Handayani. Berdua kami pamit siang tadi kepada karyawan Perum BULOG di Divre Kalsel. Nasihat dan pesan telah diberikan kepada kami. Agar kami tetap bersyukur, bersyukur biarpun kemanapun kami ditempatkan. Wees bersyukur saja biar di Kaltim ditempatkan kata Pak Slamaet. Kalo saya ya ini (sambil menunjuk "sesuatu"). Wes to, kalo lagi senggang ga ada kerjaan ngaji saja, biar mau dibilang orang sombong, riya, biarkan saja. Ini yang lebih berharga memberikan nasehat bagi kami, agar taqwa. 

Sayang, kami tidak bisa berjumpa dan berpamitan kepada semua karyawan di Divre Kalsel karena direktur OPP datang dari jakarta, Pak Kadivre dan Kabid minku ada acara rapat di Korem dan menemui direktur OPP sehingga kami tidak bisa berjumpa dengan beliau. Padahal kami ingin sekali mendapat nasihat dari beliau, nasihat bagaimana kami bersikap, berprilaku dan bekerja di Kaltim. Kami hanya bisa berpamitan kepada beliau melalui perantara karyawan yang ada agar bisa menyampaikan bahwa kami izin berpamitan mau berangkat ke Divre Kaltim.

Ada rasa sedih, rasa kehilangan ketika harus berpisah dengan teman seangkatan Divre Kalsel, Syahri, Zufri, Rubi, Icha, Ilva, Rizki, Arief, zakir, hatta, riyan, udin, Ketika saat dulu kami bersama bercanda, membungkus bawang, nimbang gula, rebaging beras, membersihkan beras, Operasi Pasar bersama, Buka puasa bersama, istirahat siang di masjid bersama. Kalian adalah bagian dari perjalanan dan kisah cerita perjalanan hidup.  Ada mas Robi Akhyat dengan khasnya Umaaa aiiii.. Ada Arif dengan Khaaa... Ada zakir kembar, ada Ilva padang, Ada udin independen, ada Arief Kotabaru, ada Rubi Kuala Kurun, Ada Rian Intel, banyak pokoknya yang lainnya yang belum akau sebutkan.

Malam tadi ada yang datang kerumah menyapa sebentar. Di BBM tak bersua mungkin di lain jalan kita berjumpa. 

Kelurahan Cempaka, Banjarbaru
00.01 WITA
Merantaulah, Dia selalu tau hal terbaik yang diberikan untuk makhluknya